Kamis, 07 Oktober 2010

gambar daun dewa
Kisah sejati: obat tradisional taklukan kanker

Summary:banyumentah
Kanker merupakan suatu penyakit yang disebabkan adanya pertumbuhhan sel yang berlebihan dan abnormal tidak berfungsi sebagaimana mestinya akibat mutasi gen atau penyebab pemicu kanker lainnya. Jika tumor dibatasi dengan beberapa lapis sel dan tidak menginvasi ke jaringan disekitarnya lain dengan kanker dimana sel abnormal menginvasi dan menjalar ke berbagai organ lain.Pengobatan medis yang biasa dilakukan dengan pembedahan, penyinaran dan kemoterapi tetapi pengobatan tersebut banyak menimbulkan fek samping seperti rambut rontok, mual dan kehilangan nafsu makan. Perkembangan menggembirakan kini dicapai dalam pengobatan tradisional yang menggunakan tanaman asli ildonesia yang berkhasiat dalam pengobatan kanker seperti temu putih, mahkota dewa, benalu, sambiloto, daun dewa, dan tapak dara.

Temu putih (Curcuma zedoaria)

Kandungan kimianya: 1- 1,5% minyak dasar yang terdiri dari d-borneol,d- camphene, d-champor, cineole,, curculone,curcumadiol,sesquiterpen, getah perekat, damar, tanin. Sesquiterpen sebagai antiradang,yang berhubungan sebagi antioksidan, kandungan tanin dan flavoniod sebagai anti tumor. di cinatumbuhan ini telah lama digunakan dalam terapi kanker rahim, di perancis digunakan sebagi penyembuh sakit kembung. Selain manfaat tersebut tumbuhanterna ini juga digunakan sebagai obat antidiare, antimual, peluruh kencing, antipiretik dan pembersih bagi wanita yang baru melahirkan.Tumbuhan initermasuk dalam famili zingiberacea tumbuh di daerah dengan ketinggian higga 1000dpl, tumbuh liar di hutan sumatera, hutan jati di jawa timur dan di jawa barat.

Mahkota dewa

Perdebatan tentang kasiat buah inimasih diperdebatkan, banyak orang mengganggap buah ini beracun, sehingga penggunaan masih banyak untuk obat luar seperti kudis, koreng dan eksim.Konsumsi obat ini harus hati-hati karena selai bersifat racun kadang menimbulkan efek pusing dan mual. Obat inikerap digunakan dengan bahan lain untuk pengobatan hipertensi, diabetes dan liver. Kandungan senyawa tanin, flavonoid, alkaloid da saponin memiliki aktifitas antikanker dan antioksidan sehngga obat ini bisa digunakan sebagai alternatif untuk penyembuhan kanker.Mahkota dewa merupakan timbuhan perdu yang tinginya bisa mencapai1,5-2,5 m didataran rendah sampaiketinggian 1200 dpl, berbunga di bulan april-agustus dan berbuah dengan warna hijau saat muda dan merah marun kitika buah tua.

Daun dewa

Tanaman ini sudah terkenal sebagai antikankaer karena kandungan asparagiase semacam enzim yang menghambat protein dengan cara menghidrolisis asparagin-asam amino yangdibutuhkan oleh sel-sel kanker-menjadi asam aspartat dan amonia, kandungan tanin, alkaloid, saponin juga erat kaitannya sebagi anti kanker dan antioksidanBaik daun dan umbinya bisa digunakan sebagi obat. Daun berkasiat untuk mengobati memar, menghentikan perdarahan, payudara bengkak, telat haid serta gigitan hewan berbisa. Umbnya digunakan untuk menghilangkan pembekuan darah, bengkak, patah tulang dan perdarahan usai melahirkan.Daun dewa merupakan terna umumnya ditanam sebagai tanaman obat, batang berwarna hijau, daun mengumpul dan akarnya membentuk umbi.


Kisah sejati: obat tradisional taklukan kanker Originally published in Shvoong: http://id.shvoong.com/medicine-and-health/alternative-medicine/2060242-kisah-sejati-obat-tradisional-taklukan/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...