Senin, 12 Maret 2012

9 Penyakit Menular dari Satwa Liar pada Manusia

Monday, 25 October 2010 13:47 Admin Istrator
Email Print PDF
Banyak penyakit menular pada manusia yang disebabkan oleh binatang dan satwa liar, penyakit yang mungkin dianggap biasa atau sepele tapi ternyata bisa berakibatfatal.

Berikut sedikit penjelasan dari 9 penyakit menular yang disebabkan satwa liar beserta akibatnya pada manusia :

1. Hepatitis
Di seluruh dunia diperkirakan 2 milyar manusia telah terinfeksi penyakit hepatitis. Dua juta orang meninggal tiap tahunnya atau tiap menitnya ada 4 orang meninggal akibat kasus penyakit tersebut. Kecepatan penularan penyakit hepatitis 4 kali lebih cepat dari penyakit HIV. Penularan penularan penyakit hepatitis ini melalui aliran darah, plasenta bayi bagi ibu yang mengandung serta cairan tubuh seperti sperma, vagina, dan air liur.

Orang yang terkena hepatitis :
- Hatinya akan rusak
- Perutnya tampak membesar
- Muntah
- Diare dan
- Kulit berwarna kekuningan.

Fungsi hati yang menyaring racun telah hancur oleh virus ini,akibatnya kematian mengancam penderita hepatitis.
Satwa primata (bangsa kera dan monyet) dapat menularkanpenyakit hepatitis melalui gigitan atau cakaran. Hati-hati memelihara primata,karena barangkali primata itu terinveksi hepatitis dan sekali dia menggigit anda maka anda berisiko tertular hepatitis.

2. Tuberculosa (TBC)
TBC adalah penyakit yang menyebabkan kematian terbesar kedua di Indonesia.

Gejala yangditimbulkan antara lain :
- Gangguan pernafasan seperti sesak nafas, batuk sampai berdarah
- Badan tampak kurus kering dan lemah.

Penularan penyakit ini sangat cepat karena ditularkan melalui saluran pernafasan.
Selain manusia, satwapun dapat terinfeksi dan menularkanpenyakit TBC melalui kotorannya. Jika kotoran satwa yang terinveksi ituterhirup oleh manusia maka membuka peluang manusia akan terinveksi jugapenyakit TBC. Penyakit Tuberculosis bersifat menahun atauberjalan kronis, sehingga gejala klinisnya baru muncul jika sudah parah.
Satwa yang punya potensi besar menularkan penyakit TBC kemanusia adalah primata, misalnya orangutan, owa dan siamang.

3. Rabies
Penyakit mematikan yang disebabkan oleh virus ini dikenal jugasebagai penyakit “anjing gila”. Penyakit yang menyerang susunan syarafpusat ini dapat ditularkan ke manusia lewat gigitan satwa.

Kasus gigitan hewan penyebar rabies adalah :
- Anjing (90%)
- Kucing (3%)
- Kera (3%) dan
- Satwa lain (1%).

Gejala yangditimbulkan bila terinfeksi rabies pertama-tama adalah :
- Tingkah laku yang abnormal dan sangat sensitif (mudah marah)
- Kelumpuhan dan kekejangan pada anggota gerak.
Penderita akan mati karena kesulitan untuk bernafas dan menelandalam kurun waktu 2-10 hari.

4. Cacing
Cacingan sering dianggap penyakit yang ringan,padahal penyebab kematian terbesar satwa dipelihara oleh manusia dalam kondisiburuk adalah penyakit ini. Stress dapat meningkatkan jumlah infeksi cacingdalam tubuh. Dengan ukuran yang sangat keci l yaitu 0,01-0,1 mm,sangat memudah bagi parasit menular ke semua satwa termasuk manusia.
Gejala awal yang ditimbulkan adanya infeksi cacing :
- Diare
- Badan kurus
- Kekurangan cairan (dehidrasi)
- Anemia serta badan lemas
- Kejang-kejang pada seluruh anggota gerak
- Perut membesar dan keras akibat adanya timbunan gas (kembung) merupakan tanda bahwa racun telah menyebar ke seluruh tubuh.

Bila tidak segera diobati maka kematian akan menjemput penderitanya. Hampir semua satwa yang berpotensi menularkan penyakit cacingan,misalnya :primata, musang, kucing, burung nuri, kakatua, dan lain-lain.

5. Toxoplasmosis
Penyakit ini ditakuti oleh kaum wanita karena menyebabkan kemandulan atau selalu keguguran bila mengandung. Bayi yang lahir dengan kondisi cacatpun juga dapat di sebabkan oleh penyakit ini.
Penyakit Toxoplasmosis disebarkan oleh satwa bangsa kucing, misalnya kucing hutan, harimau atau juga kucing rumahan.
Toxoplasme dapat tertular ke manusia melalui empat cara yaitu:
1. Secara tidak sengaja menelan makanan atau minuman yang telah tercemar Toxoplasama.
2. Memakan makanan yang berasal dari daging yang mengandung parasit Toxopalsmadan tidak dimasak secara sempurna/setengah matang.
3. Penularan lain adalah infeksi penyakit yang ditularkan melalui placenta bayidalam kandungan bagi ibu yang mengandung.
4. Cara penularan terakhir adalah melalui transfusi darah.

6. Psittacosis
Walaupun belum ada laporan tentang kasus penyakit Psittacosis yang diderita oleh manusia tetapi penyakityang disebarkan oleh burung paruhbengkok (nuri dankakatua) ini dapat menyebabkan gangguan pernafasan. Penularannya bisa lewat kotoran burung yang kemudian terhirup oleh manusia.
Gejala klinik yang ditimbulkan antara lain :
- Gangguan pernafasan mulai dari sesak nafas sampai peradangan pada saluranpernafasan
- Diare
- Tremor serta
- Kelemahan pada anggota gerak.
Kondisi akan semakin parah bila penderita dalam kondisi stress danmakanan yang kekurangan gizi.

7. Salmonellosis
Bakteri Salmonella masuk ke tubuh penderita melaluimakanan atau minuman yang tercemar bakteri ini. Akibat yang ditimbulkan bila terinfeksi bakteri Salmonella adalah peradangan pada saluran pencernaan sampai rusaknya dinding usus.
Akibatnyapenderita akan mengalami :
- Diare
- Sari makanan yang masuk dalam tubuh tidak dapat terserap dengan baik
- Penderita akan tampak lemah dan kurus.
Racun yang dihasilkan oleh bakteri Salmonella menyebabkan kerusakan otak, organ reproduksi wanita bahkan yang sedang hamilpun dapat mengalami keguguran.
Satwa yang bisa menularkan penyakit salmonella ini antara lain :
- primata,iguana, ular, dan burung.

8. Leptospirosis
Penyakit yang disebabkan oleh sejenis kuman ini menyerang semua jenis satwatermasuk manusia. Organ tubuh yang paling disukai oleh kuman ini tumbuh suburadalah ginjal dan organ reproduksi.
Penularan penyakit berawal dari adanya luka yang terbuka danterkontaminasi dengan air kencing atau cairan dari organ reproduksi. Bahkan makanan atau minuman yang tercemarpun dapat menyebakan infeksi masuk dalam tubuh.
Gejala yang mudah diamati bila terinfeksi penyakit ini adalah :
- Air kencing berubah menjadi merah karena ginjal penderita mengalamiperdarahan.
- Kepala akan mengalami sakit yang luar biasa
- Depresi
- Badan lemah
- Bahkan wanita hamil juga akan mengalami keguguran.
Sampai saat ini belum ada vaksin Leptospira untuk manusia, yang tersedia hanyauntuk satwa. Satwa yang bisa menularkan penyakit mengerikan ini adalah :
-anjing, kucing, harimau, tikus, musang, jelarang dan tupai.
9. Herpes
Adanya pelepuhan kulit di seluruh tubuh merupakan gejala awalyang ditimbulkan bila terinfeksi virus herpes. Virus ini bisa berakibatkematian bagi bangsa primata.
Manusia dapat tertular dari gigitan atau cakaran satwa yang mengandung virus tersebut. Penderita penyakit ini akan mengalami dehidrasi akibat pelepuhan kulit dan akhirnya kematian akan menjemputnya.
Hati-hati jika memelihara primata seperti : monyet, lutung, owa, siamang, orangutan,dan lain-lain. Bisa jadi primata yang anda pelihara itu ternyata menderita herpes!.
Dengan mengetahui 9 penyakit menular dari satwa liarpada manusia diatas semoga bisa menambah pengetahuan kita tentang penyakit dan bisa menghindarinya.

diambil dari:http://www.kimiafarmaapotek.com/index.php?option=com_content&view=article&id=924:9-penyakit-menular-dari-satwa-liar-pada-manusia&catid=223:penyakit-umum&Itemid=82

Sumber Data : Majalah Kesehatan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...